Gelar Syukuran Umroh, Tokoh Pemuda Banten Dititipi Doa untuk Kesejahteraan Tanah Jawara

Terkini 02 Oct 2026 21:10 • 3 min read • 19 views • By Oyo

Share berita ini

Gelar Syukuran Umroh, Tokoh Pemuda Banten Dititipi Doa untuk Kesejahteraan Tanah Jawara
Serang,lenterabanten.com – Anggota DPD Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Banten, Muhamad Nasrudin, S.Kom., M.M., menggelar acara tasyakuran keberangka...


Serang,lenterabanten.com – Anggota DPD Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Banten, Muhamad Nasrudin, S.Kom., M.M., menggelar acara tasyakuran keberangkatan umroh pada Kamis malam (1/9/2026). 


Acara yang dihadiri ratusan jamaah tersebut berlangsung khidmat di Mushola Al-Waalidain, Perumahan Kelapa Gading, Kawasan Kota Serang Baru, Kota Serang.

Syukuran ini digelar sebagai bentuk rasa syukur Muhamad Nasrudin setelah mendapatkan hadiah ibadah umroh gratis dari Organisasi BAPERA. 


Momentum spiritual ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta masyarakat setempat.


Pantauan di lokasi, hadir dalam acara tersebut Ketua DPD BAPERA Banten Dr. H. Ali Hanafiah, SE, SH, M.Si, dan Ketua DPD KNPI Banten Tito Istianto SE., M.Si.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, yang sedianya dijadwalkan hadir berhalangan hadir karena harus menyelesaikan agenda kedinasan yang mendesak di Jakarta. 


Kehadiran Wagub kemudian diwakilkan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, H. Kurnia Satriawan.


Dalam sambutannya, H. Kurnia Satriawan menyampaikan permohonan maaf dari Wakil Gubernur Banten atas ketidakhadirannya. Di hadapan para tamu undangan, dirinya menyelipkan pesan penting mengenai potret ketenagakerjaan di Tanah Jawara, khususnya terkait ketidaksesuaian kompetensi (link and match).


"Banyaknya investasi yang masuk ke Banten saat ini ternyata tidak linier dengan menekan angka pengangguran terbuka. Istilahnya tidak match dengan kebutuhan tenaga kerja industri. 


Kota Serang sendiri mengalami surplus penduduk, namun belum mampu menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan," ujar H. Kurnia Satriawan dalam pidatonya.


Lebih lanjut, ia menekankan agar ke depan seluruh pihak mengedepankan peningkatan kualitas SDM lokal agar penyerapan tenaga kerja di Banten dapat menjadi prioritas utama.


Terkait ibadah umroh, Drs. H. Kurnia Satriawan, M.Si., Ak., menyampaikan pesan khusus dari Wakil Gubernur Banten kepada Muhamad Nasrudin agar menjaga kesehatan dan fokus beribadah.


"Muhamad Nasrudin termasuk orang yang beruntung. Dari sekian banyak orang, Allah pilih dan Allah panggil, hal itu adalah rezeki dari Allah. Namun untuk menjalankan ibadah umroh, modal utamanya adalah kesehatan yang prima. Jaga kesehatan, dan semoga selanjutnya bisa melaksanakan ibadah haji," tuturnya menyampaikan pesan Wagub.


H. Kurnia Satriawan juga mengingatkan agar Nasrudin fokus pada perjalanan spiritualnya dan menitipkan doa untuk kemajuan daerah.


"Ikuti pembimbing agar rukunnya seluruhnya terpenuhi dengan lancar. Jaga keikhlasan, fokus ibadah, umroh adalah perjalanan spiritual di tanah suci. Banyak tempat suci yang didatangi merupakan tempat doa mustajab, doakan Banten agar aman, nyaman, dan sejahtera. Semoga Nasrudin sehat, kembali dari umroh semakin bermanfaat untuk masyarakat," tambahnya.


Di tempat yang sama, Muhamad Nasrudin dalam untaian kalimat sambutannya mengaku terharu dan tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan emas untuk menginjakkan kaki di tanah suci melalui organisasi BAPERA.


"Saya pribadi sama sekali tidak menyangka mendapatkan kesempatan yang luar biasa ini. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para jamaah dan seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir. Saya memohon doa restu dari semuanya untuk keselamatan dan kelancaran ibadah umroh yang akan saya lakukan nanti," ucap Muhamad Nasrudin penuh haru.


Acara tasyakuran ini juga diisi dengan tausiyah rohani oleh penceramah lokal, Ustad Refly Agustiono, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Daarus Sholah Kelapa Gading. Dalam ceramahnya, Ustad Refly menekankan bahwa ibadah umroh merupakan perjalanan spiritual untuk menghapus dosa dan berziarah ke makam Rasulullah SAW.


Ia juga menjabarkan filosofi tentang empat unsur utama yang menjadi kunci tegaknya kesejahteraan di dunia.


"Kunci sejahteranya alam dunia itu tergantung atas empat unsur. Pertama, ilmu ulama yang diamalkan. Kedua, pemerintahan yang adil. Ketiga, orang kaya yang dermawan. Serta keempat, orang miskin yang rajin ibadah dengan ikhlas dan pandai bersyukur," papar Ustad Refly Agustiono.


Rangkaian acara tasyakuran keberangkatan umroh ini kemudian ditutup secara resmi dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat, Ustad H. Masiri.

(Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Lentera Banten