Semarak HUT Kemerdekaan RI di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Kolaborasi Desa Kadulimus dan Mahasiswa PLP kel 7 UIN SMH BANTEN Hadirkan Fashion Show Pahlawan musikal puisi yang memukau masyarakat

Terkini 08 Sep 2026 09:41 • 3 min read • 81 views • By Misbah

Share berita ini

Semarak HUT Kemerdekaan RI di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Kolaborasi Desa Kadulimus dan Mahasiswa PLP kel 7 UIN SMH BANTEN Hadirkan Fashion Show Pahlawan musikal puisi yang memukau masyarakat
Semarak HUT Kemerdekaan RI di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Kolaborasi Desa Kadulimus dan Mahasiswa PLP kel 7 UIN SMH BANTEN Hadirkan Fashion S...

Semarak HUT Kemerdekaan RI di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Kolaborasi Desa Kadulimus dan Mahasiswa PLP kel 7 UIN SMH BANTEN Hadirkan Fashion Show Pahlawan musikal puisi yang memukau masyarakat


 Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 berlangsung meriah di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman. Untuk pertama kalinya, masyarakat Desa Kadulimus melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan 17 Agustus di lingkungan Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, santri, serta mahasiswa.


Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa karena mampu mempertemukan masyarakat Desa Kadulimus dengan keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman dalam suasana kebersamaan dan semangat kemerdekaan. Tidak hanya menjadi ajang memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi serta wadah bagi masyarakat dan para mahasiswa untuk menampilkan kreativitas.


Rangkaian acara semakin semarak dengan berbagai penampilan yang dipersembahkan oleh masyarakat Desa Kadulimus, para santri Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta mahasiswa PLP Kelompok 7 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.


Salah satu penampilan yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah "fashion show bertema pahlawan" yang dipersembahkan oleh mahasiswa PLP Kelompok 7 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Penampilan tersebut dikemas secara teatrikal dengan menghadirkan sejumlah tokoh pahlawan nasional melalui busana dan karakter yang menggambarkan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


Tidak sekadar menampilkan busana, fashion show tersebut juga dipadukan dengan pembacaan puisi bertema perjuangan dan kemerdekaan. Perpaduan antara catwalk, karakter tokoh pahlawan, dan puisi menjadikan penampilan mahasiswa PLP Kelompok 7 memiliki pesan edukatif dan emosional bagi para penonton.


Melalui penampilan tersebut, mahasiswa PLP Kelompok 7 ingin menyampaikan pesan bahwa perjuangan generasi masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, tetapi dapat diwujudkan melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, pengabdian kepada masyarakat, serta menjaga persatuan dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan.


Kemeriahan semakin terasa karena seluruh penampilan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir. Berbagai kreativitas yang ditampilkan menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara masyarakat, pesantren, santri, dan mahasiswa.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengalaman berharga bagi mahasiswa PLP Kelompok 7 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten selama melaksanakan program Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman. Kehadiran mahasiswa tidak hanya diarahkan pada kegiatan akademik dan pembelajaran, tetapi juga turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di lingkungan sekitar pesantren.


Kolaborasi antara Desa Kadulimus, Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, santri, mahasiswa KKN UNIBA, dan mahasiswa PLP Kelompok 7 UIN SMH Banten menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan gotong royong.


Peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut akhirnya tidak hanya meninggalkan kemeriahan, tetapi juga pesan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus terus dijaga dan diisi dengan karya, pendidikan, pengabdian, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.


Dari Kadulimus, semangat kemerdekaan tumbuh dalam kebersamaan. Dari pesantren, generasi muda belajar mengisi kemerdekaan dengan ilmu dan pengabdian.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Lentera Banten