Jalan Beton di Kampung Tanjakan Kencud Kebon Cau, Baru dibangn Sudah Rusak: Warga Minta Pemkab Lebak Turun Tangan

Terkini 01 Sep 2026 13:20 2 min read 4 views By Edi

Share berita ini

Jalan Beton di Kampung Tanjakan Kencud Kebon Cau,  Baru dibangn Sudah Rusak: Warga Minta Pemkab Lebak Turun Tangan
Lebak,— Pembangunan ruas jalan betonisasi Pajagan – Koranji di Kampung Tanjakan Kencud, Desa Kebon Cau, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, dikelu...



Lebak,— Pembangunan ruas jalan betonisasi Pajagan – Koranji di Kampung Tanjakan Kencud, Desa Kebon Cau, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, dikeluhkan warga. Jalan yang baru selesai dikerjakan beberapa pekan sudah mengalami kerusakan di sejumlah bagian.

Diduga pekerjaan jalan tersebut tidak dikerjakan secara optimal, sesuai dengan RAB. Selain permukaan beton yang mulai rusak, kondisi jalan juga menimbulkan debu ketika dilintasi kendaraan.

Proyek betonisasi jalan tersebut memiliki panjang sekitar 600 meter. Pembangunan jalan itu disebut menghabiskan anggaran lebih dari Rp600 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026 yang mulai dikerjakan pada bulan Mei 2026.

"Kalau melihat hasil begonisasi jalan sekarang, kami sebagai warga mempertanyakan kualitas pekerjaannya. Belum lama selesai dikerjakan, tetapi beton sudah mengelupas dan rusak,” ujar Santa warga yang sering melintasi jalan tersebut, Sabtu (29/8/2026).

Santa, mengatakan, kerusakan pada jalan beton yang baru dibangun tersebut cukup disayangkan karena jalan itu merupakan salah satu akses masyarakat luar menuju kawasan perkampungan adat Baduy.

Menurut Santa, kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

"Selain rusak, jalan ini juga menimbulkan debu atau ngebul kalau terlintasi kendaraan. Kami memohon kepada pelaksana yang mengerjakan proyek jalan betonisasi ini segera memperbaikinya, karena dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan," ujarnya.



Pengendara Kelilipan

Santa menuturkan, debu yang beterbangan ketika kendaraan melintas cukup mengganggu pengguna jalan. Bahkan, pengendara sepeda motor disebut kerap mengalami kapeungpeureuman atau kelilipan akibat debu yang masuk ke mata.



"Saya sering lihat, kalau kendaraan roda dua melintas, pengendaranya suka kapeungpeureuman (kelilipan/gisik-gisik mata)," katanya.

Ia menilai kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian dinas PUPR dan Bupati Lebak, terlebih jalan tersebut menjadi salah satu akses menuju kawasan wisata budaya Kampung Baduy.

Sementara, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Lebak, Hamdan, saat ditemui, Senin (31/8/2026), akan segera memanggil Direktur CV. Nawasena Adya pratama, selaku pelaksana pembangunan proyek betonisai jalan tersebut.



“Kami akan segera memangil pelaksana pembangunan jalan tersebut, dan memang masih dalam masa pemeliharaan,”kata Hamdan.

Proyek betonisasi jalan Pajagan – Koranji, Desa Kebon Cau, Kecamatan Bojongmanik, dilaksanakan CV. Nawasena Adhya Pratama, SPK Nomor: 600.1/18-PPK/SP/PJ-BM/DPUPR/APBD/2026 Tanggal 26 Mei 2026 dengan nilai kontrak Rp 696.329.000,00 dan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.—



Media ini belum berhasil melakukan komfirmasi kepada pelaksana proyek tersebut.--(****)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Lentera Banten

Recent Articles

Popular Articles